Ronaldo atau Messi? Ini Jawaban Mourinho

Debat abadi soal siapa pemain yang lebih baik antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tampaknya selalu jadi topik menarik. Meski demikian, Jose Mourinho ternyata tak mau larut dalam perdebatan tanpa ujung tersebut.

Ronaldo dan Messi memang dua pesepak bola fenomenal dalam satu dekade terakhir. Keduanya membuat sejarah-sejarah baru dan memang layak dianggap sebagai pemain terbaik di dunia.

Baik Ronaldo maupun Messi sama-sama mengoleksi lima trofi Ballon d’Or, yang jadi bukti kemampuan mereka. Soal trofi? Tak perlu ditanyakan lagi, dua pemain ini jelas masuk dalam daftar pemain dengan koleksi trofi terbanyak.

Persaingan Ronaldo dan Messi juga tampak jelas ketika keduanya membela Real Madrid dan Barcelona. Kini, Ronaldo bermain bersama Juventus, tapi bukan berarti persaingan mereka usai, justru kian panas.

Mourinho sendiri sangat kagum dengan torehan dua pemain tersebut. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

Tak Bisa Memilih
Mourinho pernah bekerja bersama Ronaldo ketika masih menangani Real Madrid. Sebagai pelatih, dia dan timnya juga beberapa kali pernah melawan Messi – yang menurutnya merupakan pengalaman buruk.

“Saya pikir tidaklah adil untuk mereka ketika seseorang mengatakan salah satu dari mereka lebih baik dari lainnya,” tegas Mourinho kepada beIN Sports.

“Saya kira mereka berbeda. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah ketika saya memiliki Ronaldo di tim saya, saya adalah pria yang sangat gembira.”

“Dan ketika saya harus bermain melawan Messi, saya harus berpikir keras untuk mencoba dan membantu tim saya mendapatkan peluang untuk sukses,” sambung dia.

Bertahun-Tahun
Lebih lanjut, Mourinho juga menegaskan Ronaldo dan Messi memang lebih unggul dari pemain-pemain lainnya. Menjadi pemenang dalam satu atau dua tahun adalah satu hal, terus menang selama bertahun-tahun adalah hal lain – dan Ronaldo-Messi mampu melakukan itu. adu qiu qiu

“Satu hal yang bisa dikagumi adalah jumlah tahun mereka tetap di level tinggi. Untuk jadi juara satu kali, itu bisa terjadi. Untuk menang, dan menang, dan menang lagi sangatlah sulit.”

“Sebagai pemain anda bisa datang seperti badai, lalu hilang. [Namun] dua pria ini terus berada di puncak selama 10 tahun dan segala hal adalah soal mereka sampai pada momen di mana mereka berkata cukup dan pemain lain bisa menetapkan standar lain,” tutup Mou.