MU Dinilai Gila Jika Tak Pilih Solskjaer Jadi Pelatih Tetap

Ole Gunnar Solskjaer terus membuktikan kemampuannya sejak dipercaya memanggul jabatan pelatih interim Manchester United. Dia dipercaya menggantikan Jose Mourinho dan sukses meraih enam kemenangan beruntun sejak saat itu.

Permainan MU berubah drastis. Kini skuat MU bermain lebih ofensif dan agresif. Penyerang-penyerang MU juga tampak bermain lepas dengan gembira, yang membuat mereka bisa mencetak banyak gol. situs poker

Akibatnya, Solskjaer belum pernah merasakan kekalahan sejak menangani MU. Dia juga mendapat banyak pujian langsung dari para pemain MU – yang merasa bahagia bisa bermain di bawah bimbingan Solskjaer.

Tak bisa dihalangi, kehebatan Solskjaer ini tentu memunculkan gagasan untuk mengangkatnya sebagai pelatih permanen. Bagaimanakan kemungkinannya. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

Sudah Gila
Martin Samuel, pimpinan reporter olahraga Daily Mail yakin Solskjaer merupakan sosok yang tepat untuk jadi pelatih permanen. MU memecat Mourinho karena rentetan hasil buruk, dan Solskjaer berhasil meraih banyak hasil positif, berarti, seharusnya MU mau mengangkatnya jadi pelatih tetap.

“Jika mereka tidak [mengangkat Solskjaer jadi pelatih tetap], mereka gila. Jika anda bisa menyingkirkan pelatih pelatih karena hasil buruk, anda tak bisa berpura-pura bahwa hasil pertandingan tidaklah penting,” tegas Samuel di Sky Sports.

“Ini lebih mudah, dan saya tak mengatakan bahwa Ed Woodward mencari jalan yang lebih mudah, tapi anda tak perlu membuat dunia anda jadi rumit jika anda butuh negosiasi selama dua bulan untuk mendapatkan Pochettino dari Tottenham.”

Solskjaer Saja

Premisnya sederhana. Saat ini MU hanya perlu memilih antara Solskjaer yang sudah membuktikan diri atau bersusah-payah mengejar pelatih-pelatih kenamaan seperti Pochettino, Zinedine Zidane, atau lainnya yang belum pasti mampu.

“Anda memiliki calon yang belum pernah kalah, mau bekerja, semua orang mencintai dia, dan semua orang mencintai anda karena mau memberinya jabatan interim.”

“Jika itu tidak menarik baginya [Ed Woodward], dia berarti suka kesulitan. Dan saya pikir dia tidak demikian. Solskjaer sungguh tak bisa melakukannya lebih baik lagi,” tandas Samuel.